Mengembalikan Uang Muka(Down Payment) Dari Customer

Bagaimana mencatat pengembalian Uang Muka dari Customer yang dicatat DP nya dari Sales Order? Contoh kasus : Customer X membayar Uang Muka/DP Rp. 1.000.000, dicatat di Sales Order dengan Down Payment. Berikutnya kita ada buka Faktur untuk customer tsb Rp. 800.000,- Customer X ingin agar sisa Uang Muka yang sudah di bayarkan, dikembalikan sebesar Rp 200.000. Maka berikut ini langkah-langkah ilustrasi diatas berikut cara mencatat pengembalian Uang Muka 200.000 tsb : Buat dari Sales Order dari Activities | Sales | Sales Order Mengisikan data Penjualan di modul Sales Order, dan klik menu Down Payment Akan muncul Sales Invoice untuk DP, nilai DP … Selengkapnya

Downpayment Atas Barang Yang Belum Diketahui

Customer membayar sejumlah uang kepada perusahaan untuk pembelian yang belum diketahui item apa yang akan mereka beli (item yang akan kita jual), maka kita bisa menganggapnya sebagai uang muka (downpayment). Cara menginput DP tsb sebagai berikut : Buka menu Activities | Sales | Sales Invoice. Pilih nama customer yg bayar dp tsb, dan input tanggal invoicenya. Pada kolom item, masukkan item no -1 yaitu Downpayment , isi qty dengan angka 1, dan Unit Price isi senilai uang muka yang kita terima dari customernya. Kalau sudah, di bagian atas klik button Sales Receipt  Pada form Sales Receipt yang terbuka ini, pilih nama Bank yang terima uangnya dan jangan lupa input Payment Date dan Cheque Datenya . … Selengkapnya

“Service Not Allowed” Ketika Menginput Sales Return

Ketika Anda menginput Sales Retur setelah memilih barang yang mau diretur dan muncul tampilan  “Service not Allowed” hal tsb dikarenakan Sales Invoice yang akan diretur ternyata terdapat item yang tipenya adalah Service. Sehingga jika retur penjualannya diinput melalui Form Sales Invoice maka akan dikonfirm  Service not Allowed. Ada 2 alternatif cara untuk menginput Sales Return tsb yaitu: 1. Input  di Form Sales Return dengan memilih item Non Inventory Part. Terlebih dulu kita buat item Non Inventory Part dari List | Item, klik New. Pilih Item Type nya Non Inventory Part. Isikan di kolom Description dengan nama Item Servicenya, kemudian di tab GL Account seting akun Sales ke Pendapatan Jasa dan Sales Return … Selengkapnya

Mengembalikan Pembayaran Dari Customer, Atas Invoice Yang Sudah Dilunasi Tetapi Terjadi Retur Penjualan.

Seringkali jika Anda bertindak sebagai Penjual, adakalanya Faktur Penjualan yang telah dilunasi, ada sebagian atau semua barang yang diretur. Kemudian dari pihak Customer, ingin meminta uang tersebut dikembalikan. Bagaimana cara menginputnya di ACCURATE ? Berikut ini langkah-langkahnya. Jika, proses retur terjadi setelah pelunasan, maka akan tampil nilai Owing dengan tanda MINUS di Sales Receipt atas nama Customer tsb, seperti gambar di bawah ini. Awalnya kondisi Owing minus tsb diawali dari kondisi Penjualan — Penerimaan Penjualan — Retur Penjualan, seperti urutan gambar di bawah ini. lalu kemudian Jika kemudian Customer ingin meminta uang kembali dari Anda (Penjual), maka lakukan proses Sales Receipt dari menu Activities | Sales | Sales Receipt dan centang faktur … Selengkapnya

Menampilkan Sisa Credit Limit di SO (Sales Order)

Jika Anda, mengisi Credit Limit pada List | Customer. Untuk menampilkan sisa credit limit dari customer tersebut di SO, berikut ini langkah-langkah untuk menampilkannya. Dari menu Setup | Form Template, double klik nama rancangan sales order Anda dan klik pada bagian Design as FRF. Klik Page2, lalu klik sekali pada IBX nomor 2 yang berada ditengah, kemudian tekan F11 pada keyboard. Akan muncul Object Inspector, klik SQL. Setelah itu akan tampil SQL Editor. Pada bagian SELECT tambahkan “g.Amount CurrentBalance, c.CreditLimit,” sebelum baris “from SO a“. Tambahkan baris “Left Outer Join GET_PERSONBALANCE (a.CustomerID, current_date, current_date )g on a.CustomerID=g.ID” sebelum baris “Where a.SOID=:SOID“. Berikut ini tampilan lengkapnya. Selanjutnya klik Ok atau tanda centang, lalu klik Page1 dan klik menu File | Data Dictionary. … Selengkapnya

Error “Item xxx Is Not Enough In xxx Warehouse [Available Qty = 0]

Apabila kita sedang membuat transaksi keluar atau out misalkan sales invoice, terkadang dikonfirmasi error seperti pada contoh di bawah ini. Padahal dari kondisi yang Anda lihat di menu List | Item menunjukkan informasi bahwa kuantitas di gudang masih mencukupi per tanggal tsb, seperti pada gambar di bawah ini. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk melakukan pengecekan tsb. Dari menu List | Item, klik kanan History pada item tsb Selanjutnya tentukan tanggal From To seperti pada gambar dibawah ini. Pada bagian To di mundurkan sejauh mungkin dengan tujuan mengetahui apakah ada transaksi di depan tanggal transaksi yang akan dibuat. Dari tanggal tsb diatas terlihat ada satu transaksi out … Selengkapnya

Need help ?

Click below Start Chat

Customer Support

Ryper Support

Online

Ryper Support

Hello, Ada yang bisa Kami Bantu 00.00